Bangga Berkebaya, Dukung Jadi Warisan Budaya Takbenda

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Seniraga
1655708415462_1655708426

Sebagai warisan leluhur bangsa, kebaya perlu didukung semua pihak agar tetap ada dan jadi kebanggan bangsa

SIAPBELAJAR.COM - Sejumlah perempuan penting berkumpul di halaman Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ahad (19/6), sekitar pukul 06.00 WIB. Ada Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Ibu Menteri Kesehatan Ida Rachmawaty, dan yang lainnya. Pakaian yang mereka gunakan memiliki nada yang sama: kebaya.

Kehadiran mereka di sana bukan tanpa alasan. Ratusan perempuan berkebaya warna-warni itu berkumpul untuk mengikuti Jalan Santai Berkebaya yang diselenggarakan komunitas Pertiwi Indonesia dan Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI).

Para perempuan mulai dari anak, remaja, hingga dewasa tampak antusias mengikuti aksi jalan sehat dari Kantor Kemendikbudristek menuju Bundaran Hotel Indonesia. Mereka satu suara, mendukung kebaya didaftarkan sebagai warisan budaya takbenda asal Indonesia ke UNESCO.

Baca juga: Turki Gelar Pameran Pendidikan Tinggi di Jakarta

“Kami dari Kemendikbudristek mendukung acara ini dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa menambah kecintaan perempuan untuk berkebaya dalam menunjang aktivitasnya sehari-hari,” ujar Suharti.

Hal senada disampaikan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. Ia yang mengenakan kebaya berwarna hijau muda mengatakan, “Saya hadir pagi ini karena saya cinta Indonesia dan saya cinta kebaya Indonesia. Oleh karena itu, mari kita pelihara budaya yang menjadi identitas kita. Kita harus bangga memakai kebaya Indonesia.”

Sementara itu, Ketua Pertiwi Indonesia, Shinta Omar Anwar, menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelestarian budaya khususnya kebaya sebagai warisan leluhur bangsa. Shinta menyatakan, seluruh cabang Pertiwi Indonesia di berbagai wilayah mendukung kebaya didaftarkan sebagai warisan budaya takbenda ke UNESCO (Kebaya Goes to UNESCO).

Ketua Umum Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Rahmi Hidayati, menambahkan, proses pendaftaran usulan agar kebaya menjadi warisan budaya takbenda asal Indonesia ke UNESCO ini butuh dukungan semua pihak.

Seluruh pejabat dan masyarakat berbaur dalam kemeriahan acara yang diawali dengan berbagai kegiatan, seperti menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dipimpin Adie M. S hingga menari bersama diiringi lagu Sirih Kuning.

“Saya senang berkebaya dan saya mendukung sekali gerakan berkebaya. Terlebih saya juga suka jalan kaki. Saya mendukung kebaya segera didaftarkan sebagai warisan dunia asal Indonesia karena banyak orang tahunya kalau kebaya itu dari Indonesia,” ujar Safitri, salah seorang peserta.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682510796887_1682510811

Trending

Fenomena Suhu Panas di Indonesia Mulai Menurun

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena suhu panas yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun."Suhu panas di Indonesi
1772528203688_1772528261

Trending

BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Mengancam hingga Pertengahan Maret

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama periode awal Ma
1772527336693_1772527344

Trending

Langit Indonesia Dihiasi "Blood Moon": Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

JAKARTA – Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia hari ini berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka, yakni Gerhana Bulan Total atau yang sering dijuluki sebagai Blood Moon. Fenomena i
1701856912614_1701857019

Trending

Keindahan Kampung Adat Cirendeu

Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat. Kampung ini memiliki luas 64 hektar, terdiri dari 60 hektar untuk pertanian dan 4 hektar unt
1691649322698_1691649332

Ekonomi

Industri Otomotif Indonesia Bersinar, Peringkat 11 Dunia dalam Produksi Kendaraan Bermotor

Mediana.id - Indonesia berhasil meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan bermotor di tahun 2022. Menurut data dari Organisasi Pabrikan Otomotif Internasional (OICA), Indonesia menempati peringkat