Indonesia Batal Pindah ke EAFF. Ini Alasannya

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Seniraga
1659320138504_1659320214

Ketua umum PSSI Iwan Bule

SIAPBELAJAR.COM – Gagalnya Timnas Indonesia U 19 di Piala AFF 2022 membuat netizen geram bahkan sampai membuat sebuah petisi di dunia maya AGAR PSSI keluar dari AFF dan pindah ke EAFF namun Langkah PSSI mengikuti saran netizen bergabung ke Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (EAFF) sangat mungkin gagal.

Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) baru saja menyatakan sikap soal laga Vietnam U-19 vs Thailand U-19. Menurut mereka tak ada yang salah dari pertandingan Piala AFF U-19 2022 antara Thailand dan Vietnam.

Padahal semula PSSI mengirim surat protes kepada AFF lantaran kecurigaan pencorengan noda fair play pada laga Vietnam vs Thailand di edisi terakhir Piala AFF U-19. Lantaran dugaan tindakan tak sportif itu muncul pula saran agar Indonesia meninggalkan AFF dan bergabung dengan EAFF.

Dengan bergabung ke EAFF, PSSI ingin menjajal lawan yang lebih kompetitif seperti Jepang, Korea Selatan, dan China. Komunikasi dengan pihak EAFF kabarnya sudah dijalin, kendati demikian ada proses lanjutan yang harus dijalani PSSI jika ingin merapat ke Asia Timur.

Di satu sisi, PSSI perlu mengkaji segala plus dan minus jika pindah federasi. Bukan tak mungkin wacana bergabung ke EAFF berhenti di tengah jalan.

Berikut tiga alasan Indonesia bisa gagal ke EAFF:

Konsekuensi Politik

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menepis anggapan pihaknya resmi mengajukan keluar dari AFF demi bisa bergabung ke EAFF. Ia menyebut pindah federasi hanya sebatas opsi yang bisa dilakukan PSSI untuk meningkatkan level kompetitif Skuad Garuda.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengisyaratkan aspek politik menjadi salah satu pertimbangan PSSI jika keluar dari AFF.

Sebab, AFF dan Persatuan Negara Asia Tenggara (ASEAN) saling beririsan. Negara anggota kedua lembaga itu pun nyaris sama. Bukan tak mungkin hengkangnya PSSI akan berdampak ke hubungan diplomatik antarnegara ASEAN.

"Kami harus mengkaji, menganalisa, tidak bisa secepat itu kami putuskan. Ini perkumpulan [negara] ASEAN, secara politis kami bersama-sama [mereka]. Tapi kami berterima kasih kepada netizen, suporter, dan penggemar Timnas," kata Iriawan.

Bentang Jarak

Jarak geografis bisa menjadi salah satu batu pengganjal PSSI jika ingin bergabung dengan EAFF. Sebab lokasi Indonesia dengan anggota negara-negara EAFF lainnya lebih jauh dibandingkan AFF.

Jarak terdekat adalah ke Hong Kong yakni 3.269 km. Sementara yang terjauh adalah Beijing (China) yaitu 7.198 km. Itu baru dari jarak, belum dari waktu penerbangan.

Waktu penerbangan paling sedikit adalah Jakarta ke Hong Kong dengan rata-rata lima jam di udara. Sementara yang paling lama adalah penerbangan dari Jakarta ke ibukota Kepulauan Mariana Utara dengan rata-rata 13 jam 40 menit.

Jarak yang jauh akan berpengaruh pada kondisi fisik pemain dalam menjalani kompetisi. Hal itu membuat persiapan Timnas Indonesia bisa lebih panjang untuk mengembalikan performa pemain.

Selain itu penggawa Skuad Garuda juga butuh adaptasi dengan situasi negara yang cenderung jauh berbeda. Cuaca dan iklim yang tidak seperti kebanyakan negara Asia Tenggara akan menyulitkan pemain mengeluarkan performa terbaiknya.

Biaya Selangit

Pengeluaran perlu menjadi pertimbangan bagi PSSI untuk berpikir dua kali jika ingin bergabung dengan EAFF. Sebab biaya yang dikeluarkan diperkirakan bakal lebih tinggi jika ikut berkompetisi di negara-negara Asia Timur.

Salah satu contohnya adalah penerbangan dari Jakarta ke Saipan (Kepulauan Mariana Utara) dengan ongkos tiket paling murah seharga Rp11,9 juta. Jadwal penerbangan pun cukup langka dan tidak tersedia setiap waktu.

Sementara penerbangan termurah adalah ke Hong Kong dengan harga tiket berkisar di angka Rp2 juta. Biaya tersebut sama seperti rata-rata ongkos ke negara Asia Tenggara.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1674180737042_1674180833

Seniraga

Sekjen PSSI Sampaikan Masalah Kelanjutan Liga 2 Ada Progres Positif

SIAPBELAJAR.COM - Perhatian terhadap perkembangan sepak bola Indonesia terus diberikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, salah satunya terkait kelanjutan komp
1673060636477_1673060660

Seniraga

Syarat Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2022

SIAPBELAJAR.COM - Timnas Indonesia masih punya peluang sangat besar lolos ke final Piala AFF 2022 meski ditahan imbang Vietnam 0-0 di leg pertama semifinal. Berikut syarat Indonesia lolos ke final Pia
1673056369209_1673056478

Seniraga

Nilai Performa Pemain Meningkat, Menpora Harap Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2022

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menilai permainan Timnas Indonesia mengalami peningkatan. Performanya melesat jauh. Menpora Amali berharap
1672097372422_1672097439

Seniraga

Menang 7-0 Lawan Brunei di Piala AFF, Menpora Nilai Permainan Timnas Makin Padu

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bangga, senang dan memuji penampilan Timnas Indonesia yang berhasil pesta gol dalam pertandingan melawan Br
1664798975365_1664798996

Trending

Menpora Tegaskan Pemerintah Serius Tangani Tragedi Kanjuruhan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menegaskan pemerintah serius menangani tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur. Menpora Amali juga memasti