Siap Belajar – FIFA Football for Schools (F4S) mulai diluncurkan
di Indonesia. Program ambisius yang dijalankan FIFA itu untuk berkontribusi
pada pendidikan, pengembangan, dan pemberdayaan sekitar 700 juta anak diseluruh
dunia.
Kegiatan tersebut berusaha membuat sepak bola lebih mudah
diakses oleh anak laki-laki dan perempuan di seluruh dunia dengan memasukkan
kegiatan sepak bola ke dalam sistem pendidikan, dalam kemitraan dengan otoritas
dan pemangku kepentingan terkait.
Program ini telah dirancang untuk mempromosikan keterampilan
dan kompetensi hidup yang ditargetkan melalui sepak bola dan berkontribusi pada
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB dan prioritas lainnya.
“Hari ini adalah hari yang tak terlupakan bagi FIFA dan suatu kehormatan bagi saya untuk menghadiri peluncuran F4S di Indonesia. Kami sangat berterima kasih atas komitmen PSSI dan Pemerintah Indonesia,” ujar Direktur Sepak Bola untuk Sekolah FIFA Fatimata Sibide, di Lapangan Rugby, Senayan, Jakarta, Jumat (28/10).
Program F4S selaras dengan kebijakan olahraga, pendidikan,
dan kesehatan global. Program F4S dapat digunakan oleh asosiasi anggota
(MA) dan pemerintahnya untuk memajukan prioritas pembangunan nasional.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, “Yang menjadi
tujuan dari kegiatan adalah bagaimana anak-anak bisa percaya diri, membangun
karakter, sehingga mereka bisa resiliensi ketika anak-anak, misalnya kalah
dalam pertandingan sepak bola. Mereka tidak larut dalam kesedihan dan
bisa dengan cepat untuk bisa bangkit meraih kemenangan di lain waktu.”
Indonesia memiliki banyak pulau, dan setiap pulau memiliki
masyarakat yang sangat menyukai sepak bola, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Sepak bola adalah salah satu hal yang bisa membuat
masyarakat Indonesia melupakan kesedihannya sejenak, dimana mereka bisa
menonton dan menikmatinya secara langsung di stadion atau di rumah (melalui
siaran langsung televisi).
Berbicara sepak bola dari sudut pandang anak-anak, mereka
ini kalau dilihat, mulai menyukai sepak bola, karena pemain idola mereka.
mereka ingin menjadi seperti idola mereka di lapangan. Oleh karena itu,
anak-anak ini mulai meminta kepada orang tuanya untuk bisa mengajarkan atau
menyekolahkan mereka di sekolah sepak bola, agar mereka bisa belajar dan
mengenal sepak bola lebih dalam.
FIFA Football for Schools dirancang untuk menggunakan
permainan indah di sekolah sebagai alat untuk memberikan pendidikan yang
menyenangkan dan interaktif tentang keterampilan hidup yang penting dan
nilai-nilai positif kepada anak laki-laki dan perempuan di tiga kelompok usia
(4-7, 8-11 dan 12-14 bertahun-tahun). Ini juga bertujuan untuk mengatasi
beberapa tantangan sosial yang dihadapi kaum muda di dunia saat ini, termasuk
bullying, tetap bersekolah dan menjalani gaya hidup sehat dan aktif.
Football for Schools berharap dapat mendistribusikan sebelas juta bola ke sekolah-sekolah di negara-negara dari 211 anggota asosiasi FIFA. Secara konkret, ini berarti 700 juta anak diharapkan mendapat manfaat dari inisiatif tersebut, yang bertujuan untuk membuat sepak bola lebih mudah diakses oleh anak laki-laki dan perempuan di seluruh dunia. ***
Seniraga
Seniraga
Saintek
Trending
Saintek
06 February 2024 - 20:07 wib
14 August 2023 - 07:35 wib
14 August 2023 - 07:27 wib
10 August 2023 - 13:09 wib
09 August 2023 - 11:28 wib