SIAPBELAJAR.COM - Memasuki usia dewasa awal, sering kali individu mengalami cemas dan khawatir terhadap masa depannya. Hal ini tak jarang membuatnya mengalami pergolakan batin dan pikiran.
Devinisi Quarter Life Crisis
Quarter life crisis merupakan fase dimana seseorang akan mengalami kebingungan mengenal tujuan hidup kedepannya, yang ditandai dengan perasaan cemas dan gelisah.
Umumnya perasaan cemas dan gelisah ini meliputi persoalan akademik, cinta, karier dan juga kehidupan sosial. Fase ini terjadi rentang usia 18-30 tahun.
Tanda tanda Quarter Life Crisis
1. Bimbang dalam membuat keputusan
2. Merasa terjebak dengan situasi yang tidak disukai
3. Khawatir terhadap hubungan interpersonal
4. Iri dan tertekan dengan pencapaian orang lain
5. Minim motivasi dalam perjalanan kehidupan
Cara Menghadapi Quarter Life Crisis
Dilansir dari alodokter.com ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, antara lain:
1. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain
Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuang-buang waktu dan membuat kamu semakin khawatir. Mulailah cari tahu apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup.
Namun, tanamkan dalam pikiran kamu bahwa jawabannya mungkin tidak akan langsung ada. Fokus saja dengan bagaimana kamu bisa melewati satu hari dengan sebaik-baiknya. Yakinlah bahwa perlahan-lahan kamu akan mengetahui keinginan dan tujuan kamu.
2. Ubah keraguan menjadi tindakan
Ketika kamu bingung akan suatu hal dalam hidup, jadikan itu kesempatan untuk menemukan tujuan baru. Isi hari-hari kami dengan hal-hal positif untuk menemukan jawaban atas keraguanmu, hingga akhirnya jawaban tersebut datang dengan sendirinya.
3. Temukan orang-orang yang bisa mendukungmu
Berada di sekeliling orang-orang yang bisa mendukung impian dan cita-cita kamu juga bisa menjadi cara untuk menghadapi quarter life crisis.
Carilah orang-orang yang memiliki minat yang sama denganmu, atau orang-orang yang bisa menginspirasi dan membuat kamu menjadi orang yang lebih baik. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa sendiri dalam menjalani hidup.
Quarter life crisis bisa menyerang siapa saja, karena sesungguhnya masalah dalam hidup adalah sesuatu yang sangat wajar. Dalam menghadapi fase ini, kamu membutuhkan fisik dan mental yang kuat supaya krisis ini tidak berlanjut lebih jauh.
Oleh karena itu, selain memperhatikan kebutuhan jiwamu, jangan lupa juga untuk merawat diri, berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang bergizi untuk kesehatan tubuh. Apabila kamu masih mengalami kesulitan dalam menghadapi quarter life crisis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.
Saintek
Saintek
Saintek
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:06 wib
10 August 2023 - 12:55 wib
10 August 2023 - 10:17 wib
10 August 2023 - 10:13 wib
10 August 2023 - 10:10 wib