Banjir Bandang di Sydney Australia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1656916099982_1656916117

Banjir Bandang di Sydney Australia

SIAPBELAJAR.COM - Seorang pria meninggal dan ribuan orang diperintahkan untuk mengungsi dari rumah mereka di tengah hujan lebat dan banjir besar di kota terbesar Australia, Sydney.

Beberapa jalan telah terputus dan terdapat 18 perintah evakuasi di Sydney barat serta adanya peringatan bahwa akan ada lebih banyak lagi yang akan datang.

"Ini adalah situasi darurat yang mengancam jiwa," kata Stephanie Cooke selaku Menteri Layanan Darurat untuk negara bagian New South Wales (NSW). 

Baca juga: Kurikulum Merdeka SD/SDLB/MI

Bahaya Banjir

Australia dilanda banjir besar pada bulan Maret yang menewaskan sebanyak 20 orang. Korban tersebut kebanyakan berada di NSW.

Dalam jumpa pers, Cooke mengatakan bahwa negaranya sedang menghadapi bahaya banjir bandang, banjir sungai dan erosi pantai. 

Peringatannya datang ketika Biro Meteorologi mengatakan bahwa hujan hingga 350 mm telah melanda daerah-daerah tertentu dengan risiko banjir di sepanjang sungai Nepean. 

Bendungan utama Sydney juga mulai tumpah dalam semalam. Hal tersebut menyebabkan kekhawatiran yang lebih lanjut bagi pihak berwenang. 

Peringatan Mengungsi

Cooke mengatakan bahwa ini merupakan situasi yang berkembang secara pesat. Ia pun memperingatkan orang-orang untuk siap mengungsi dalam waktu yang singkat.

Terdapat 83 penyelamatan banjir oleh layanan darurat dalam 24 jam terakhir. "Sayangnya ini menunjukkan bahwa orang tidak selalu mengindahkan saran yang terus kami berikan beberapa kali sehari sehubungan dengan peristiwa banjir ini. Saya dengan hormat meminta orang-orang untuk menghindari perjalanan yang tidak penting saat ini." kata Cooke.

Peringatannya datang ketika seorang pria yang tidak disebutkan namanya tewas setelah jatuh dari kayak di Sungai Parramatta di Sydney Barat.

Petugas darurat berusaha untuk menghidupkan kembali pria tersebut setelah dia terlihat berjuang di dalam air oleh seorang anggota masyarakat, namun dia meninggal di tempat kejadian. 

Perubahan Iklim dan Fenomena Cuaca

Para ahli mengatakan bahwa keadaan darurat banjir telah diperburuk oleh perubahan iklim dan fenomena cuaca La Niña.

La Niña berkembang ketika angin kencang meniup permukaan air hangat pasifik menjauh dari Amerika Selatan dan menuju Indonesia. Sebagai gantinya, air yang lebih dingin muncul ke permukaan. 

Di Australia, La Niña meningkatkan kemungkinan hujan, angin topan dan suhu siang hari yang lebih dingin.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1676885766631_1676885662

Saintek

Peningkatan Jumlah Siswa Internasional di Australia

SIAPBELAJAR.COM - Data dari Pemerintah Australia mengungkapkan bahwa jumlah siswa internasional yang terdaftar dalam program pendidikan di Australia dari bulan Januari hingga November 2022 mencapai
1675393775079_1675393689

Saintek

Australia Bersiap untuk Kedatangan Ribuan Pelajar dari China

SIAPBELAJAR.COM - Pihak berwenang Australia mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan kedatangan ribuan pelajar dari China menyusul peringatan Kementerian Pendidikan China untuk pelajar yang ter
1674699523886_1674699447

Saintek

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1671679025824_1671679020

Saintek

Sejumlah Pelajar Internasional Tiba di Australia

SIAPBELAJAR.COM - Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Australia, menunjukan bahwa sebanyak 28.690 pelajar internasional tiba di Australia pada bulan Oktober tahun ini, meningkat s
1671502339771_1671502295

Saintek

Daya Tarik Mahasiswa Internasional Bagi Australia

SIAPBELAJAR.COM - Sustainable Population Australia (SPA), sebuah kelompok advokasi yang berfokus pada lingkungan dan kualitas hidup di Australia telah menyuarakan keprihatinan atas pelatihan univers