Walikota Tasikmalaya Targetkan Zero Stunting di 2023

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657165016344_1657165254

Walikota Tasikmalaya Drs.M.Yusuf Saat menghadiri acara Revieu Kinerja Kasus Stunting

SIAPBELAJAR.COM - Kasus Stunting di Kota Tasikmalaya mencapai 14,84%. Pihak Pemkot Tasikmalaya berupaya memaksimalkan penurunan kasus stunting ditahun 2023 nanti.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk ukuran seusianya.

Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

Angka Prevalensi Stunting di Jabar Menurun

Angka prevalensi stunting di Jabar hingga tahun 2022 mengalami penurunan cukup signifikan. Dari 31,5 persen pada 2018,pada tahun 2021 berada di angka 17,58% stunting.

Sedangkan, angka stunting di Kota Tasikmalaya saat ini diangka 14,84%. M.H.Yusuf, Walikota Tasikmalaya mengatakan karena hal ini sudah menjadi komitmen bersama Pemerintah Pusat, Tahun 2023 Kota Tasikmalaya harus sudah mencapai Zero Stunting.

"Kita akan bergerak dengan seluruh stakeholder untuk bagaimana terus berupaya kita bisa turun angka stuntingnya," terang MH.Yusuf saat menghadiri Review Kinerja Stunting 2022 di Hotel Tasikmalaya kepada Siapbelajar.com.

Dalam Rangka Ikhtiar Pemkot Tasikmalaya

Pencegahan Stunting dilakukan sebagai benuk ikhtiar pemerintah Kota Tasikmalaya. Pihaknya berupaya bisa mencapai target zero stunting pada tahun 2023 mendatang dengan dukungan anggaran yang memadai di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, angka prevalensi stunting di Kota Tasikmalaya adalah sebesar 14.814 atau sekitar 6243 balita, angka ini melampaui dari target yang telah ditetapkan.

"Mudah-mudahan hal ini dapat menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, juga yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) untuk senantiasa meningkatkan upaya intervensi sensitif dan spesifik ." Kata dia.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682637965204_1682638007

Trending

Gaji Guru PPPK di Kota Tasikmalaya Capai 40 Miliar Pertahun

SIAPBELAJAR.COM – Guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kota Tasikmalaya berjumlah 1.035 formasi telah dipenuhi. Itu telah dilakukan sejak 2021 hingga 2022 lalu, 1.035 guru PPPK
1682466602020_1682466660

Trending

4 Tempat Wisata Paling Hits di Tasikmalaya Saat Libur Lebaran

SIAPBELAJAR.COM -  Hallo Bosku, apa kabar gimana kabarnya semoga sehat selalu dan semangat di momen lebaran tahun ini.Team siapbelajar.com akan kasih rekomendasi tempat wisata yang ada di Tasikma
1686381149484_1686381183

Saintek

Pondok Pesantren Idrisiyyah Buka Penerimaan Santri Baru Dengan Sistem Digitalisasi Digitren

Mediana.id- Tasikmalaya, 10 Juni 2023. Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya membuka penerimaan santri baru gelombang 2 untuk tahun ajaran 2023/2024. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Juni hingga 3
1674947710937_1674947806

Saintek

Wagub Uu Ruzhanul: Forum Pembina OSIS Berperan dalam Pembangunan Karakter

SIAPBELAJAR.COM - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Pelantikan Pengurus Forum Pembina OSIS SMP/MTs Masa Bakti 2023-2026, Ikatan Keluarga OSIS Kabupaten Tasikmalaya di Gedung
1674430127382_1674430116

Trending

Proyek Tol Getaci Bikin Tegang, Warga Tasikmalaya Minta Penambahan Pintu Tol

SIAPBELAJAR.COM – Rencana proyek pembangunan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap atau tol Getaci, baru-baru ini ramai dengan adanya ketegangan warga Kabupaten Tasikmalaya untuk menambah pintu tol di wi