India Diprediksi Melampaui Cina sebagai Negara Terpadat di Dunia pada 2023

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657671609112_1657672017

India diprediksi akan melampaui Cina sebagai negara terpadat di dunia pada tahun 2023

SIAPBELAJAR.COM - PBB dalam laporannya berjudul World Population Prospects 2022 memperkirakan populasi global akan mencapai 8 miliar pada 15 November dan tumbuh menjadi 8,5 miliar pada 2030.

Lebih dari setengah proyeksi kenaikan antara sekarang dan 2050 diperkirakan  terjadi di delapan negara, yakni Kongo, Mesir, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Filipina dan Tanzania.

China diperkirakan akan mengalami penurunan mutlak dalam populasinya pada awal tahun depan, kata laporan itu.

Seorang pejabat China awal tahun ini memperkirakan bahwa populasi negara itu mencapai puncaknya pada awal 2022 karena populasi 1,41 miliar tumbuh pada laju paling lambat sejak 1950-an, menurut data pemerintah.

Baca Juga: 11 Juli, World Population Day 2022

Laporan sebelumnya memproyeksikan India melampaui China pada 2027.

India diprediksi akan melampaui Cina sebagai negara terpadat di dunia pada tahun 2023, dengan populasi masing-masing lebih dari 1,4 miliar penduduk pada tahun ini.

Hal itu disampaikan dalam laporan PBB (11/07), yang juga mengatakan bahwa kesuburan yang tinggi akan menimbulkan tantangan bagi pertumbuhan ekonomi.

Melansir laman Livemint, media India. Tingkat kematian yang lebih rendah dan perubahan demografis dapat memastikan bahwa Asia tengah dan selatan menjadi wilayah terpadat di dunia pada tahun 2037.

Jumlah populasi di Afrika sub-Sahara mungkin hampir dua kali lipat pada akhir tahun 2040-an hingga mencapai 2 miliar.

Tingkat pertumbuhan populasi di Eropa dan Amerika Utara hampir nol pada tahun 2020 dan 2021, data menunjukkan.

Populasi global diperkirakan akan tumbuh menjadi 9,7 miliar pada tahun 2050 dan 10,4 miliar pada tahun 2100, lebih rendah dari perkiraan PBB tahun 2019 sebesar 11 miliar. 

Di India, tingkat kesuburan total dapat menurun menjadi 1,29 kelahiran per wanita pada tahun 2100, bukan perkiraan awal PBB sebesar 1,69 kelahiran, menurut laporan tersebut, yang mengutip data dari Institute for Health Metrics and Evaluation.

Perempuan dan laki-laki diperkirakan akan seimbang jumlahnya pada tahun 2050 karena jumlah global saat ini 49,7% perempuan dibandingkan dengan 50,3% laki-laki diperkirakan akan terbalik, kata laporan itu.

Kesuburan tinggi yang berkelanjutan dan pertumbuhan penduduk yang cepat menghadirkan tantangan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, katanya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1678441539218_1678441412

Trending

Campa Cola, Minuman Ikonik Asal India Akan Kembali Diluncurkan

SIAPBELAJAR.COM - Miliarder India, Mukesh Ambani's Reliance Group akan meluncurkan kembali merek minuman ikonik berusia 50 tahun, Campa Cola pada musim panas ini. Pihaknya membeli merek dari pembuat
1674699523886_1674699447

Saintek

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1668650997834_1668650987

Saintek

Mahasiswa India yang Studinya Terganggu di Ukraina Dapat Terus Belajar di Rusia

SIAPBELAJAR.COM - Konsul Jenderal Rusia, Oleg Avdeev mengatakan bahwa mahasiswa India yang studinya terganggu setelah invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2020 dipersilakan untuk b
1665649687812_1665649700

Trending

Terkait Kematian Anak, Produksi Sirup Obat Batuk di India Dihentikan

SIAPBELAJAR.COM - Pejabat kesehatan India telah memerintahkan pembuat sirup obat batuk untuk menghentikan produksi setelah mereka dikaitkan dengan kematian anak-anak di Gambia.Maiden Pharmaceuticals
1665369400265_1665369411

Ekonomi

Penurunan Biaya Kuliah di Martin University

SIAPBELAJAR.COM - Mulai Januari 2023, mahasiswa di Martin University dapat mengharapkan penurunan sebesar 45% dalam biaya kuliah sarjana dan penurunan sebesar 42% dalam biaya kuliah pascasarjana, b