SIAPBELAJAR.COM - India melaporkan kasus cacar monyet pertamanya pada hari Kamis dengan sampel seorang pria berusia 35 tahun yang dikirim ke Institut Virologi Nasional di Pune.
Ia dinyatakan positif mengidap penyakit cacar monyet. Saat ini, pria tersebut dirawat di rumah sakit perguruan tinggi kedokteran di Thiruvananthapuram setelah tiba di Kerala dari Uni Emirat Arab (UEA) beberapa hari yang lalu.
Kontak Dekat
Selama di UEA, pasien melakukan kontak dekat dengan seseorang yang dinyatakan positif mengidap penyakit tersebut. Menteri Kesehatan Kerala, Veena George mengatakan bahwa pasien telah melakukan kontak dekat dengan orang tuanya, seorang sopir taksi dan seorang sopir bajaj.
Selain itu, 11 penumpang lainnya dalam penerbangan ke Kerala dan awak kabin juga dianggap sebagai kontak dekatnya.
Setelah mendarat di bandara, dia naik taksi ke rumahnya di dekat Kollam. Karena dia melakukan kontak dekat dengan orang yang dites positif di UEA, pria itu mencari bantuan medis ketika gejalanya mulai berkembang.
Baca juga: Beli Rumah Makin Sulit Gen Z Mustahil Punya Rumah Sendiri?
Dia pertama kali pergi ke rumah sakit swasta di Kollam dengan menyewa bajaj dan dari sana dia dibawa ke rumah sakit perguruan tinggi kedokteran untuk perawatan lebih lanjut.
Kementerian Kesehatan Union telah mengirimkan tim multi-disiplin tingkat tinggi ke Kerala untuk bekerja sama dengan otoritas kesehatan negara bagian dalam melembagakan langkah-langkah kesehatan masyarakat sehubungan dengan kasus pertama yang dikonfirmasi.
Tim pusat terdiri dari para ahli dari Pusat Nasional untuk Pengendalian Penyakit, Rumah Sakit RML, New Delhi dan pejabat senior dari kementerian kesehatan. Tim akan bekerja sama dengan departemen kesehatan negara bagian untuk mengamati situasi di lapangan dan merekomendasikan intervensi kesehatan masyarakat yang diperlukan.
“Tidak perlu panik.
Menurut pemaparan pasien, dia hanya berhubungan dekat dengan anggota
keluarganya dan dua pengemudi,” kata Menteri.
Ia pun menambahkan
bahwa pasien dirawat karena gejala yang ia alami. Perawatannya pun mengikuti
protokol yang telah ditetapkan.
“Selain kecemasan,
pasien tidak memiliki masalah kesehatan utama lainnya” tambahnya.
Trending
Saintek
Saintek
Trending
Ekonomi
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib