Kasus Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet di India

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1659361531970_1659361530

Kasus Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet di India

SIAPBELAJAR.COM - India telah mengkonfirmasi kematian pertamanya yang disebabkan oleh cacar monyet di negara bagian selatan Kerala.

Seorang pria berusia 22 tahun yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke negara bagian dari Uni Emirat Arab (UEA), meninggal pada hari Sabtu (30/07/22).

Menteri Kesehatan Kerala, Veena George mengatakan bahwa pria tersebut pada awalnya melakukan tes dan hasil tesnya menunjukan bahwa ia positif terkena virus di luar negeri. Sampel yang diuji setelah kematiannya juga mendeteksi adanya virus.

Ini adalah kematian cacar monyet keempat yang dilaporkan secara global, di luar Afrika.

Kontak Dekat

George menambahkan bahwa sebanyak dua puluh orang yang melakukan kontak dekat pria itu telah dikategorikan sebagai berisiko tinggi terpapar virus dan langsung diisolasi.

Dua puluh orang tersebut termasuk teman-temannya, keluarga dan sembilan orang yang baru-baru ini bermain sepak bola dengannya.

Darurat Kesehatan Global dan Pembentukan Komite Tingkat Tinggi

Pada bulan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

“Menyusul kematian pria itu di Kerala, pemerintah negara bagian membentuk komite tingkat tinggi untuk memeriksa laporan medisnya” kata George.

Kronologi

“Pria muda itu mengalami demam dan pembengkakan kelenjar getah bening ketika dia dirawat di rumah sakit swasta pada 27 Juli. Namun, dia tidak memiliki ruam di tubuhnya dan para dokter pun tidak melihat alasan untuk mencurigai bahwa dia menderita cacar monyet” tambahnya.

Pria tersebut dites positif terkena virus di UEA pada 19 Juli, beberapa hari sebelum dia berangkat ke Kerala. Namun pihak keluarganya baru memberi tahu pejabat kesehatan pada 30 Juli.

“Kondisinya dengan cepat memburuk di rumah sakit dan dia menggunakan bantuan ventilator sebelum dia meninggal” tambahnya.

Sampel miliknya dikirim ke Institut Virologi Nasional yang mengkonfirmasi cacar monyet pada hari Senin.

Saat ini, pihak berwenang akan menyelidiki alasan mengapa pria tersebut menunda untuk mencari bantuan medis.

“Penumpang yang berada dalam penerbangan bersamanya dari UEA ke Kerala telah diberitahu tentang situasi tersebut. Namun, belum ada alasan untuk khawatir karena mereka tidak melakukan kontak dekat dengannya” kata George.

Jumlah Kasus

Sejauh ini, India telah melaporkan empat kasus cacar monyet, diantaranya tiga di Kerala dan satu di ibu kota, Delhi.

Pasien pertama, yang dites positif pada 14 Juli dirawat di ibu kota Kerala, Thiruvananthapuram (sebelumnya Trivandrum). Dia kemudian pulih dan keluar dari rumah sakit.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1678441539218_1678441412

Trending

Campa Cola, Minuman Ikonik Asal India Akan Kembali Diluncurkan

SIAPBELAJAR.COM - Miliarder India, Mukesh Ambani's Reliance Group akan meluncurkan kembali merek minuman ikonik berusia 50 tahun, Campa Cola pada musim panas ini. Pihaknya membeli merek dari pembuat
1674699523886_1674699447

Saintek

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1668650997834_1668650987

Saintek

Mahasiswa India yang Studinya Terganggu di Ukraina Dapat Terus Belajar di Rusia

SIAPBELAJAR.COM - Konsul Jenderal Rusia, Oleg Avdeev mengatakan bahwa mahasiswa India yang studinya terganggu setelah invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2020 dipersilakan untuk b
1665649687812_1665649700

Trending

Terkait Kematian Anak, Produksi Sirup Obat Batuk di India Dihentikan

SIAPBELAJAR.COM - Pejabat kesehatan India telah memerintahkan pembuat sirup obat batuk untuk menghentikan produksi setelah mereka dikaitkan dengan kematian anak-anak di Gambia.Maiden Pharmaceuticals
1665369400265_1665369411

Ekonomi

Penurunan Biaya Kuliah di Martin University

SIAPBELAJAR.COM - Mulai Januari 2023, mahasiswa di Martin University dapat mengharapkan penurunan sebesar 45% dalam biaya kuliah sarjana dan penurunan sebesar 42% dalam biaya kuliah pascasarjana, b