Mobil di Atas 1.500 CC Dilarang Isi Pertalite

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1659790489283_1659790559

Mobil 1500 cc

SIAPBELAJAR.COM - Pembelian Pertalite secara terbatas akan berlaku pada September mendatang, mobil-mobil di atas 1.500 CC akan dilarang untuk mengisi Ron 90.

Anggota komite badan pengatur hilir minyak bumi dan gas bumi (BPH Migas), Saleh Abdurrahman mengatakan pembatasan pembelian Pertalite ini sejalan dengan rempungnya revisi peraturan presiden nomor 191 tahun 2014. Saleh juga menambahkan bahwa hal ini sedang dalam proses sosialisasi.

Penyaluran Pertalite setidaknya telah mencapai 69% dari kuota yang sudah ditetapkan pada tahun ini sebesar 23 juta KL. Sehingga perlu upaya pengendalian kuota agar pasokan Pertalite mencukupi hingga akhir tahun.

"Harapannya begitu (implementasi September), " ujar Saleh, Selasa (2/8/2022).

Diketahui ada beberapa usulan soal kriteria kendaraan yang nantinya masih diizinkan menggunakan Pertalite. Duaa jenis kendaraan yang direncanakan akan diizinkan tetap boleh menenggak Pertalite adalah mobil di bawah 1.500 cc dan motor di bawah 250 cc.

Sisanya, untuk mobil di atas 1.500 cc dan juga motor 250 cc bakal dilarang lagi mengkonsumsi Pertalite. Usulan itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat antara Pertamina dengan Komisi VI DPR.

Dalam materi presentasi yang disampaikan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, tertulis bahwa mobil di atas 1.500 cc dan motor di atas 250 cc bakalan dilarang untuk mengkonsumsi Pertalite lagi.

Dikutip detikFinance, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Saleh Abdurrahman menyebut belum ada perubahan terkait usulan kriteria kendaraan itu. Ia juga mengungkap pembatasan Pertalite itu diharapkan bisa berjalan mulai September.

"Belum (ada perubahan), masih seperti yang sebelumnya di atas 1.500 tidak boleh dan motor di atas 250 cc," ungkap Saleh.

Model Mobil

Untuk model mobil di atas 1.500 cc ada beragam antara lain sebagai berikut:

Toyota Corolla Cross

Toyota Corolla Altis

Honda CR-V 2.0L

BMW X3

Mazda CX-3

Mazda CX-5

Nissan X-Trail

Toyota Voxy

Toyota C-HR

Toyota Fortuner

Sementara untuk mobil-mobil LCGC sekelas Toyota Calya bahkan Low MPV Avanza, bila aturan itu tak berubah maka masih aman menggunakan Pertalite.

Di antara model lainnya, mobil dengan kapasitas di bawah 1.500 cc cukup mendominasi. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) wholesales yang dirunut secara kategori, mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc paling banyak diminati. Untuk tahun 2022 (Januari-Mei), jumlahnya mencapai 185.028 unit dari total 396.153 unit kendaraan terjual dari seluruh kategori.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1691377596538_1691377618

Saintek

Berkenalan dengan UI Design

Mediana.id - Untuk orang yang baru menjelajah dunia User Interface Design!Tulisan ini akan membahas tentang apa itu UI Design, Fungsi dan UI Design dalam Kehidupan Sehari-hari.Sebelum ke bahasan utama
1661486885746_1661486909

Trending

Sri Mulyani: Kuota Pertalite Habis September, Solar Habis Oktober

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar berpotensi habis pada September dan Oktober 2022. Artinya, anggaran sub
1660084899152_1660084946

Ekonomi

Subsidi BBM Bengkak Rp 502 Triliun, Harga Pertalite dan Solar Berpotensi Naik

SIAPBELAJAR.COM - "Tidak ada negara selain Indonesia yang sanggup menanggung beban subsidi sebesar  Rp 502 triliun." Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara Zikir dan Doa
1659790489283_1659790559

Trending

Mobil di Atas 1.500 CC Dilarang Isi Pertalite

SIAPBELAJAR.COM - Pembelian Pertalite secara terbatas akan berlaku pada September mendatang, mobil-mobil di atas 1.500 CC akan dilarang untuk mengisi Ron 90.Anggota komite badan pengatur hilir minyak
1657258588049_1657258819

Trending

Daftar Kendaraan yang Harus Menggunakan MyPertamina

SIAPBELAJAR.COM - Pengguna BBM Subsidi dan khusus penugasan seperti Pertalite dan Solar Subsidi, harus melakukan pendaftaran di MyPertamina untuk pembelian BBMj per tanggal 1 Juli 2022 kemarin, khusus