Korea Selatan Alami Banjir Besar

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1660212340603_1660212549

Banjir Korea Selatan

SIAPBELAJAR.COM - Sejumlah wilayah Seoul, Korea Selatan di Landa banjir besar. Banjir itu menewaskan tujuh orang tewas dan merusak sejumlah fasilitas seperti rumah warga, kendaraan, gedung, dan stasiun kereta bawah tanah.

Korban tewas di sebabkan tersengat listrik, tertimbun reruntuhan halte bus dan tertimbun tanah longsor. Banjir itu disebabkan oleh curah hujan tinggi yang melanda beberapa wilayah Seoul, Incheon dan provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul.

Banjir besar juga menggenangi rumah warga, merendam kendaraan, gedung dan stasiun kereta bawah tanah. Bagian dari Seoul, kota pelabuhan barat Incheon dan Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul menerima hujan lebat lebih dari 100 milimeter per jam Senin (8/8/2022) malam.

Sementara itu, curah hujan per jam di distrik Dongjak Seoul melebihi 141,5 mm pada satu titik, curah hujan tertinggi per jam sejak itu 1942. Seperti dilansir laman Yonhap, pemerintah mencatat hujan menyebabkan lima orang tewas dan empat lainnya hilang di Seoul, sementara di Provinsi Gyeonggi, dua orang meninggal dan dua lainnya hilang.

Sembilan orang mengalami luka-luka di Provinsi Gyeonggi dan 163 orang dari 107 rumah tangga di daerah ibu kota kehilangan tempat tinggal dan  mengungsi di sekolah dan fasilitas umum lainnya. Di Dongjak, seorang pegawai kantor bangsal berusia 60-an meninggal karena tersengat listrik pada Senin pukul 18.50 selama pekerjaan pembersihan setelah pohon pinggir jalan tumbang karena hujan. Satu orang lagi tewas pada pukul 17.40 di sebuah rumah terendam di distrik itu.

Di kota Gwangju, Provinsi Gyeonggi, satu orang ditemukan tewas terperangkap di bawah puing-puing setelah sebuah stasiun bus runtuh. Sementara satu lainnya meninggal di provinsi tersebut setelah tanah longsor membuatnya terkubur.

Penutupan Fasilitas Umum 

Hujan juga membuat banyak fasilitas umum tidak berfungsi, di antaranya delapan kasus rel kereta api yang banjir dilaporkan di Seoul, Incheon dan tempat lain. Banjir juga menyebabkan penangguhan sementara layanan di beberapa bagian dari beberapa jalur kereta api dan kereta bawah tanah.

Sekitar 80 bagian jalan negara, tiga jalan bawah tanah dan 26 tempat parkir tepi sungai diblokir karena masalah keamanan. Masuk ke 134 jalur pendakian di empat taman gunung nasional, termasuk Gunung Bukhan di pinggiran utara Seoul, tetap dilarang. 19 rute feri penumpang juga tidak beroperasi pada Selasa.

Pihak berwenang juga menutup beberapa jalan raya di Seoul pada Selasa pagi, termasuk jalan tol Olimpiade dan Dongbu. Otoritas pemadam kebakaran juga menyelamatkan 88 orang dari aliran banjir di Gyeonggi dan daerah lain.

Kementerian dalam negeri meningkatkan tingkat pengawasan kerusakan banjir dari "waspada" menjadi "serius" pada pukul 01.00 Selasa. Administrasi Meterologi Korea mencatat bahwa pusat negara dan wilayah lainnya menerima hujan hingga 50 mm per jam, dengan akumulasi curah hujan di Seoul mencapai 422 mm dari Senin hingga pukul 8 pagi Selasa.

Badan cuaca mengatakan lebih banyak hujan hingga 300 mm diperkirakan akan mengguyur wilayah ibu kota dan Provinsi Gangwon hingga Rabu. Bagian utara provinsi Chungcheong dan wilayah pedalaman barat laut Provinsi Gyeongsang Utara juga dapat mengalami hujan lebat hingga 200 mm.

Dinas Kehutanan Korea mengeluarkan peringatan tanah longsor di 47 kota dan kabupaten di seluruh negara Selasa pagi, termasuk di sembilan distrik di Seoul, bagian dari provinsi Incheon, Gyeonggi, Gangwon, dan Chungcheong Utara dan Selatan.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1691650308754_1691650318

Trending

Topan Khanun Hantam Jepang dan Korea Selatan, Ribuan Orang Mengungsi

Mediana.id - Topan Khanun, badai tropis yang telah menewaskan dua orang di Jepang selatan pekan lalu, kembali menghantam wilayah tersebut pada Rabu (9/8/2023) sebelum bergerak ke arah Korea Selatan. B
1667277211558_1667277220

Saintek

2 Mahasiswa Amerika Serikat Meninggal di Perayaan Halloween Korea Selatan

SIAPBELAJAR.COM - Lebih dari 150 orang tewas setelah mereka mengalami kecelakaan dalam kerumunan selama perayaan Halloween di ibukota Korea Selatan, Seoul pada Sabtu malam, di antaranya adalah dua
1664592977999_1664592997

Saintek

Siswa Internasional di Korea Berhenti Melanjutkan Studi dan Tinggal Secara Ilegal

SIAPBELAJAR.COM - Anggota Parlemen Independen Rep. Min Hyung-bae mengungkapkan bahwa siswa internasional di Korea menarik diri dari studi mereka dan tinggal di sana secara ilegal.Sebuah laporan yang
1663646730869_1663646736

Trending

Topan Nanmadol Melanda Jepang

SIAPBELAJAR.COM - Petugas penyelamat di Jepang telah memperingatkan tanah longsor dan banjir sebagai salah satu badai terbesar dalam beberapa dekade terakhir yang melanda Jepang.Topan Nanmadol telah
1663455581531_1663455605

Saintek

Daewong Foundation Berikan Beasiswa Kepada Mahasiswa Bertalenta

SIAPBELAJAR.COM - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul, Korea Selatan, apresiasi Daewoong Foundation yang telah memberikan beasiswa kepada 92 mahasiswa Indonesia bertalenta dari Universit