SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswi IPB yang terseret banjir di Bogor telah ditemukan di Tambora, Jakarta Barat. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh petugas Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Proses evakuasi dilakukan oleh Basarnas dan polisi dari Unit Identifikasi Polres Jakarta Barat, Kapolsek Tambora Kompol, Putra Pratama mengonfirmasi ciri-ciri jasad sesuai dengan korban yang terseret arus banjir Bogor yakni dilihat dari baju dan aksesoris yang dikenakannya.
Sebelumnya, beredar sebuah video yang menunjukkan seorang pengendara motor terperosok ke gorong-gorong bersama motor yang dikendarainya saat banjir melanda Diketahui bahwasannya korban tersebut bernama Adzra Nabila, seorang mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang hilang sejak Selasa, Kepala Kantor SAR DKI Jakarta Fazzli membenarkan penemuan jenazah gadis berusia 20 tahun itu. Menurut dia, korban pertama ditemukan pada radius 80 kilometer dari lokasi kejadian.
“Akhirnya siang tadi setelah hasil identifikasi dari pihak keluarga menyatakan bahwa jenazah yang kita temukan adalah korban yang selama ini dicari oleh tim SAR gabungan,” kata Fazzli di Jakarta.
Bencana yang menimpa Adzra berawal saat hujan deras mengguyur Kota Bogor pada Selasa, 11 Oktober 2022 dan menyebabkan banjir di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal. Mahasiswa berusia 20 tahun yang sedang mengendarai motor itu diduga menerobos banjir. Kuatnya arus air menyebabkan ia terjatuh dan terdorong hingga masuk ke drainase. Peristiwa itu terekam kamera pengendara mobil yang juga melintas di jalan tersebut.
Begitu hujan reda, tim SAR bergegas mencari Adzra. Namun, petugas hanya menemukan potongan dop motor bersama pelat dengan nomor polisi F 5137 FHM di sekitar lokasi.
Dari pelat nomor tersebut, petugas akhirnya mengetahui identitas pengendara yaitu Adzra Nabila yang juga mahasiswa IPB semester 5 yang beralamat Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Identifikasi Jenazah
Ibu kandung Adzra Nabila, Sri Astuti, mengatakan jenazah anaknya teridentifikasi dari gigi dan gelang yang dikenakan.
"Dikenali dari bajunya, terus kaos yang dipakai itu, kan, papanya yang membelikan, juga dari gelangnya dan dari giginya," kata Sri saat ditemui di kediamannya di Desa Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad, (16/10/2022).
Tidak hanya itu, kata dia, jasad Adzra dikenali dari kakinya yang terdapat tanda bekas luka terkena air panas.
Sri mengatakan hal itu dipastikan setelah ada anggota keluarganya yang berangkat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk memastikan ciri-ciri pada jasad yang ditemukan oleh tim SAR Gabungan.
Jenazah Adzra kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor setelah dibawa dari RSCM. Kemudian jenazahnya akan dibawa ke rumah duka yang berlokasi di Desa Cilebut, Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib