SIAPBELAJAR.COM - Menurut
Statistics Canada, sebuah lembaga pemerintah Kanada melaporkan bahwa surplus
Universitas Kanada mencapai total $7,3 miliar atau sekitar Rp 107,7
triliun dari biaya kuliah siswa internasional selama tahun akademik 2020/2021.
Data menunjukkan bahwa
jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2000.
Menurut data,
pendapatan di universitas meningkat menjadi $46,3 miliar atau sekitar Rp 683
triliun, sementara pengeluaran turun 3,8% atau menjadi $39 miliar atau sekitar
Rp 575 triliun.
Sumber yang sama melaporkan bahwa siswa internasional di Kanada membayar uang sekolah tiga kali
lebih banyak daripada siswa domestik.
“Tren ini mungkin terkait dengan pergeseran yang stabil menuju ketergantungan yang lebih besar pada biaya kuliah, terutama dari mahasiswa internasional yang bertujuan untuk mendanai kegiatan operasional universitas” tulis laporan tersebut.
Kewajiban untuk Mengupayakan Pendidikan yang Mudah Diakses
Federasi Pelajar Kanada telah mewajibkan provinsi-provinsi di negara tersebut untuk mengupayakan pendidikan yang lebih mudah diakses bagi semua siswa. Mereka juga menggambarkan bahwa perbedaan biaya siswa internasional itu terlalu tinggi.
Setiap tahun, siswa
internasional di Kanada berkontribusi hampir $21 miliar atau sekitar Rp 308,9
triliun untuk perekonomian negara melalui pengeluaran untuk biaya kuliah dan
biaya aktivitas mereka.
Menurut Statista, selaku
badan penyedia data mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 600.000 siswa
internasional di Kanada pada tahun 2021. Pada tahun itu, mayoritas siswa
internasional berasal dari India, China, Prancis, Amerika Serikat, Nigeria, Meksiko,
Iran, Vietnam, Filipina dan Republik Korea.
Mayoritas Siswa Internasional Ingin Tinggal di
Kanada
Baru-baru ini, International Student Survey oleh Canadian Bureau for International Education (CBIE)
mengungkapkan bahwa sekitar 73% siswa internasional yang belajar di Kanada pada
tahun 2021 mengatakan bahwa mereka ingin tinggal di Kanada setelah lulus.
Survei yang melibatkan lebih dari 40.000 mahasiswa internasional menunjukkan
bahwa 72,6% mahasiswa berencana untuk mengajukan izin pasca sarjana, sementara
hanya 7,4% lainnya yang mengatakan bahwa mereka tidak berencana untuk melakukannya.
Survey juga menunjukan
ketika diminta untuk menjelaskan rencana pasca-kelulusan mereka, rencana yang
paling sering dikutip oleh responden siswa adalah bekerja hingga tiga tahun di
Kanada, kemudian mengejar tempat tinggal permanen (43,3%).
Survey Mengenai Alasan Ingin Tinggal di Kanada
Lebih lanjut, sumber
yang sama mengungkapkan bahwa sebanyak 80% siswa asing ingin tetap tinggal di
Kanada karena keamanan dan stabilitas, sementara hampir 70% memilih untuk
belajar di negara tersebut karena kualitas pendidikannya.
Kanada juga dikenal
sebagai negara yang toleran dan tidak diskriminatif, sehingga sebanyak 50,2%
siswa menyukai negara itu karena lingkungannya.
Survei dari The Campus Advisor menempatkan Kanada di
antara negara-negara terbaik untuk siswa internasional, dengan University of British Columbia menjadi
kampus favorit bagi siswa yang datang dari luar negeri.
Ekonomi
Ekonomi
Religi
Ekonomi
Religi
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib