Puan Maharani Pantau Vaksinasi Sapi di Pasuruan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1655524697654_1655524722

Sidak Peternakan Sapi Pasuruan

SIAPBELAJAR.COM - Ketua DPR RI, Puan Maharani melakukan sidak ke peternakan di Pasuruan di Jawa Timur untuk menyatukan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang hari Haya Idul Adha 2022.

Puan Maharani kunjungi Pasuran karena lokasi tersebut merupakan pengehasil ternak terbesar di Jawa Timur.

Baca jugaMenko PMK, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi di SMK

Melihat Secara Langsung

Dalam pencegahan penyebaran PMK, Puan Maharani mengalirkan vaksiniasi dan obat-obatan. Pemberian vaksin ini merupakan pertama kali di Indonesia untuk mengatasi wabah PMK. Puan menyaksikan langsung proses vaksinasi kepada sapi yang masih sehat di kandang steril.

"Saya ingin melihat langsung dampak dari PMK. Apalagi Pasuruan merupakan penghasil susu sapi terbesar di Jawa Timur jadi kita harus lakukan antisipasi," kata Puan.

Pelaksanaan vaksinasi sapi di KPSP Setia Kawan merupakan yang pertama dilakukan di Jawa Timur sejak merebaknya PMK. Ada 1000 dosis yang disiapkan oleh Pemerintah untuk program vaksinasi tersebut.

Sebagai penyokong perekonomian di Pasuruan, KPSP Setia Kawan disebut harus mendapat perhatian. Puan pun mendapat laporan sudah ada 2.573 ekor dari 23 ribu lebih sapi di KPSP Setia Kawan yang terkena PMK, di mana 23 di antaranya mati dan 872 ekor sudah dinyatakan sembuh.

"Teruskan langkah-langkah yang sudah dilakukan untuk mengatasi PMK, termasuk penyemprotan disinfektan, pemberian vitamin dan obat, juga vaksinasi. Kita juga harus semakin menggencarkan edukasi kepada masyarakat dalam mengatasi penyakit hewan ternak ini," tuturnya.

KPSP Setia Kawan menyebut, PMK telah menyebabkan adanya penurunan produksi susu sebesar 15 ton dalam sehari. Merebaknya PMK juga telah membuat Pasar Sapi di dekat KPSP Setia Kawan ditutup untuk menghindari penularan. Biasanya Pasar Sapi tersebut dibuka dua kali dalam seminggu.

Oleh karena itu, 10 ribu lebih peternak yang tergabung dalam KPSP Setia Kawan berharap adanya percepatan vaksinasi untuk seluruh sapi.

"Saya sudah koordinasi dengan Kementerian Pertanian sehingga sekarang bisa membawa vaksin dan obat-obatan. Ketersediaan vaksin untuk hewan ternak memang masih terbatas tapi kita sudah dorong untuk dilakukannya percepatan," kata Puan.

Mantan Menko PMK menambahkan, Pemerintah harus melakukan optimalisasi pemberian vitamin untuk sapi sambil menunggu kelanjutan vaksinasi. Apalagi, kata Puan, umat Muslim sebentar lagi akan merayakan Idul Adha yang identik dengan penyembelihan hewan sapi dan kambing.

"Jelang Idul Adha, harus diupayakan agar penyebaran PMK ini dapat dihentikan. Perlu dijaga betul, jangan sampai hewan ternak untuk kurban terkena PMK. Harus ada kontrol dari Kementerian dan dinas terkait," kata puan.

Menurut Puan, pengawasan di rumah potong hewan hingga penjual hewan kurban harus semakin diperketat. Sosialisasi kepada petugas pemotong hewan kurban dan masyarakat juga perlu digalakkan.

Peternak Gembira

Kedatangan Puan yang didampingi Ketua Komisi IV DPR Sudin disambut hangat puluhan peternak sapi anggota KPSP Setia Kawan. Ia mendengarkan keluhan sejumlah peternak sapi di depan kandang pembibitan dan tempat pengolahan susu sekaligus meninjau kandang isolasi bagi sapi yang terkena PMK.

Para peternak sapi itu bersyukur dapat dikunjungi oleh Puan yang datang membawa obat dan vaksin untuk sapi-sapi mereka.

"Semoga kedatangan Bu Puan semakin mempercepat vaksinasi untuk semua ternak," ujar Ketua KPSP Setia Kawan, Sulis.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengungkap pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk memutus penyebaran PMK. Mulai dari penyekatan lalu lintas ternak, hingga penyediaan hotline khusus untuk peternak.

"Kami berterima kasih atas bantuan obat-obatan untuk hewan ternak yang sakit dan juga vaksinasi untuk mencegah penularan PMK," kata Irsyad Yusuf.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1657334958763_1657334966

Trending

Tanggapan Dosen Unpad dan Unair terhadap Penemuan Obat PMK Warga Bandung

SIAPBELAJAR.COM- Setiap penemuan zat yang ditujukan sebagai obat harus melalui banyak tahapan, tak terkecuali dalam ilmu kedokteran hewan. Dosen Kedokteran Hewan di Universitas Padjadjaran, Endang Yun
1656588310838_1656588327

Trending

Fakultas Kedokteran Hewan UGM Vaksinasi PMK Hewan Ternak

SIAPBELAJAR.COM - Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar vaksinasi penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) ke hewan ternak lingkungan kampus. Ada 153 dosis v
1656425102337_1656425170

Trending

Pemkot Kediri Mulai Suntikan Vaksin PMK ke Ternak Warga

SIAPBELAJAR.COM - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Jawa Timur, telah mulai mendistribusikan  dan mengaplikasikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk ternak warga
1656154541719_1656154584

Trending

Hewan Ternak yang Terserang PMK Bisa Sembuh dan Aman Dikonsumsi

SIAPBELAJAR.COM - Penyakit mulut dan kuku (PMK) juga dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) Jenis penyakit ini disebabkan dari virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Apthovirus yakni
1655684102410_1655684134

Trending

Jatim Siapkan Skema Bansos Terkait Wabah PMK

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rencana skema bantuan sosial terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) ternak sapi yang mewabah di daerah itu beberapa bulan terakhir.Konsep Ban