Belajar dari Rumah, Ajak Siswa Buat Puisi Sederhana dengan Media Bunga Mawar

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

1

0

Trending
1653272856837_1653272867

Siswa SDN 61/X Talang Babat sedang mengamati bunga di sekitar rumahnya. Berbekal bunga yang dilihatnya, mereka mampu membuat pui

Oleh: Dafni, S.Pd.SD

Guru SDN 61/X Talang Babat Tanjab Timur

Sehari sebelum pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi zoom cloud meeting dilaksanakan, saya terlebih dahulu memberitahukan ID dan password zoom kepada siswa kelas IV SDN 61/X Talang Babat.

Saya ingin memastikan siswa tidak mengalami kesulitan. Ini saya lakukan agar waktu pembelajaran nanti tidak terkendala dan berjalan lancar.

Sama halnya dengan pembelajaran tatap muka langsung di kelas, kegiatan pembelajaran dimulai dengan menyapa siswa, menanyakan kabar, serta meminta kesediaan orang tua mendampingi siswa dalam pembelajaran, mengingat siswa belum terbiasa dan familiar dengan aplikasi zoom.

Tak kalah pentingnya adalah memperkenalkan semua fitur yang ada.

Kemudian saya menyapa siswa dengan menanyakan kondisi kesehatan.

Materi pembelajaran kali ini saya menayangkan PPT tentang cara membuat puisi mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV dengan kompetensi dasar (KD) melisankan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat sebagai bentuk ungkapan diri.

Penyampaian materi diselingi dengan tanya jawab, serta memasukkan unsur MIKiR (mengalami, integrasi, komunikasi dan refleksi di dalam pembelajaran) hasil pelatihan Program PINTAR Tanoto Foundation.

Ketika menulis puisi saya menggunakan benda nyata berupa setangkai bunga mawar.

Bunga tersebut sudah disiapkan siswa  sebelum pembelajaran dimulai. Dalam prosesnya, orangtua ikut membantu mencarikan bunga mawar sebelum pembelajaran dimulai.

Saya mengajak siswa mengamati bunga mereka masing masing. Siswa menggunakan  panca indra untuk berintegrasi dengan bunga. Saya menuntun siswa dengan beberapa pertanyaan.

Dengan menngunakan indra penglihatan saya ajukan pertanyaan: Ada berapa kuntum mawar yang ada. (satu, dua) Apa warna bunga mawar, (merah). Dengan menngunakan indara penciuman saya mengajukan pertanyaan.

“Silahkan membaui bunga yang kamu pegang, Bagaimana baunya (wangi),” kata saya.

Dengan menggunakan indra perasa, saya mengajak siswa untuk menyentuh bunga mawar. Lalu mengajukan pertanyaan: Apa yang kamu alami ketika menyentuh bunga (durinya melukai kulit, kelopak bunganya lembut).

Dengan bantuan jawaban yang beragam dan sesuai dengan yang dialami siswa, mereka dengan mudah menulis sebuah puisi, seperti di bawah ini:

Setangkai bunga mawar

            Merah merekah

            Wanginya yang semerbak, menyentuh hidungku

            Ketika aku ingin membelai lembut kelopaknya

            Aduh…

            Durinya yang tajam menusuk jemariku

Siswa melakukan kegiatan menulis puisi ini dengan senang. Setelah puisinya selesai, 3 siswa diminta untuk membacakan puisinya secara bergantian. Untuk tugas di rumah, siswa diminta membuat puisi tentang virus Corona.

Untuk menyelesaikan tugas ini siswa diberi waktu selama 2 hari. Hasilnya dikirim kembali lewat grup WhatsApp kelas IVA melalui foto.

Kegiatan pembelajaran ditutup dengan menanyakan perasaan mereka dalam pembelajaran daring kali ini, dan semuanya mengatakan senang. Saya tidak lupa mengingatkan siswa untuk selalu cuci tangan dan menggunakan sabun setelah melakukan kegiatan dan tetap di rumah saja.

Naila Mawaddah mengaku senang dengan pembelajaran menulis dengan melihat bunga secara langsung.

“Senang bu, ternyata membuat puisi itu tidak susah,” ujar Naila Mawaddah.

Selain Naila, Obet Nego Sinurat menunjukkan antusiasme setelah pembelajaran usai, ia menanyakan kapan lagi pembelajan seperti itu.

“Kalau bisa seperti itu lagi,” tukasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661254114844_1661254133

Saintek

Inilah 9 Negara dengan Biaya Pendidikan Ekonomis

SIAPBELAJAR.COM - Kuliah di luar negeri adalah idaman sebagian besar mahasiswa Indonesia. Memanfaatkan beasiswa luar negeri mungkin salah satu cara untuk kuliah disana. Namun jika kamu ingin kuliah di
1657671573669_1657671640

Saintek

Model Two-Teachers Upaya Mengakselerasi Pendidikan Pasca Pandemi

SIAPBELAJAR.COM – Ketika pandemi mereda dan sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka, para siswa harus cepat mengejar ketertinggalan pembelajaran atau learning loss yang terjadi selama pande
1657233941585_1657233974

Keluarga

Tips Persiapan Anak Masuk Sekolah

SIAPBELAJAR.COM - Jelang masuk sekolah pada tahun ajaran baru, anak-anak membutuhkan persiapan mental dan persiapan fisik. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu buah hati lebih
1656562153069_1656562171

Saintek

Pandemi COVID-19 Hadirkan Peluang bagi Dunia Pendidikan

SIAPBELAJAR.COM – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Iwan Syahril, mengatakan, sebenarnya pembelajaran telah mengalami krisis sejak sebelum pandemi COVID-19 melanda
1655275531445_1655275550

Saintek

Strategi Pulihkan Layanan Pendidikan Usai Ditempa Pandemi

SIAPBELAJAR.COM – Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan semua sektor kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Sekolah yang biasa berlangsung tatap muka, harus berubah daring atau online. Belajar ti