Pemerintah Dorong Akselerasi Pendidikan Vokasi

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1658281575183_1658281964

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kabinet Indonesia Maju memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidik

SIAPBELAJAR.COM - Psikiater Austria, Victor E Frankl (1905-1997) pernah menyatakan bahwa setiap orang memiliki vokasi atau tugas khusus dalam hidupnya, setiap orang harus menjalankan penugasan nyata yang akan membutuhkan pemenuhan hidupnya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, makna dari vokasi adalah "pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi atau keahlian".

Lantas bagaimana di Indonesia. Secara lugas Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Kabinet Indonesia Majunya akan memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan vokasi.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa saat ini, krisis kesehatan dan ekonomi melanda dunia, termasuk Indonesia.

Oleh sebab itu, Indonesia perlu mengejar ketertinggalan, menyelesaikan masalah-masalah fundamental, serta mempersiapkan dan melaksanakan strategi di bidang pengembangan SDM.

”Infrastrukturnya baik, SDM-nya kuat, kelembagaan dan cara kerjanya efisien. Itulah modal kita untuk bisa keluar dari jebakan negara pendapatan menengah dan akan bisa membawa kita menjadi negara maju,” tutur Jokowi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (18/7/2022).

Pengembangan SDM, kata Jokowi, sangat terpusat di lembaga pendidikan tinggi. Sebab, di sana terdapat ekosistem pembelajaran yang baik, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta potensial untuk mengembangkan inovasi.

Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi vokasi, khususnya politeknik, dapat menjadi solusi untuk mengisi ekosistem pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswanya memiliki tingkat kemahiran tinggi saat lulus.

"Akan tetapi, kita harus akui, di luar pendidikan tinggi, ada industri yang langsung bekerja di lapangan, yang praktik langsung di lapangan, ada ekosistem kewirausahaan, dan ada research and development. Ini merupakan sumber pembelajaran yang baik bagi generasi muda kita, apalagi dalam pendidikan vokasional,” jelas Jokowi.

Prioritas di Pendidikan Vokasi

Sementara,Kordinator Kelompok Jabatan Fungsional Mitras DUDI SMK Kemendikbudristek, Saryadi memaparkan bahwa untuk menciptakan generasi yang memiliki produktivitas dan daya saing, maka pendidikan vokasi memiliki posisi penting.

Karenanya, tahun ini telah ditetapkan berbagai kebijakan guna memastikan terwujudnya relevansi yang kuat antara satuan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dunia industri (DUDI).

Baca jugaGiliran Paula Verhoeven Ambil Bagian Catwalk di Citayam Fashion Week

"Salah satunya melalui SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) yang mana sebagai upaya untuk membangun SMK dengan kualitas dan kinerja optimal. Hal itu guna menghasilkan lulusan yang dapat terserap dan diapresiasi oleh dunia kerja. Berbagai aktivitas, intervensi, dukungan akan diberikan pemerintah kepada SMK Mulai dari pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan dunia kerja melalui teaching factory dan lain sebagainya. Adapun tujuan dari SMK PK berpusat pada lima hal" ujarnya.

Pendidikan Tinggi Vokasi

Lembaga pendidikan tinggi atau perguruan tinggi vokasi sendiri terdiri dari beberapa jenis, salah satunya politeknik. Melalui politeknik, mahasiswa akan dibekali keterampilan dengan pengetahuan dasar teoretis yang cukup dan sikap disiplin yang tangguh.

Kehadiran politeknik diharapkan dapat mendorong siswa lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk melanjutkan studi tingkat tingginya di politeknik.

Selain itu, politeknik juga bisa menjadi alternatif pendidikan tinggi bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA) yang ingin lebih meningkatkan kemampuan teknis, selain kemampuan ilmiah.

Salah satu politeknik yang bisa menjadi pilihan bagi calon mahasiswa adalah Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP). Saat ini, MNP membuka program penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2023 dengan beragam penawaran beasiswa yang menarik.

Politeknik yang menjadi bagian dari kelompok Kompas Gramedia itu merupakan lembaga pendidikan tinggi program sarjana terapan yang setara dengan program sarjana di universitas. Beberapa program studi yang ditawarkan adalah digital animation, e-commerce logistics, dan event management.

Ketiga jurusan tersebut dinilai cukup relevan dengan perkembangan industri pada saat ini dan masa depan. Dengan begitu, lulusannya mampu lebih cepat diserap oleh industri.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1669060119352_1669060370

Saintek

SMAN 10 Tasikmalaya Mulai Terapkan Pendidikan Vokasional untuk Tekan Pengangguran

SIAPBELAJAR.COM- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai menerapkan pendidikan kejuruan bagi siswanya agar siap kerja bagi mereka yang tidak melanjutkan ke jenjang kuliah
1661039473008_1661039504

Saintek

UI Kaji Prodi Game

SIAPBELAJAR.COM – Fitur yang menjadi salah satu yang memanjakan penggunanya adalah permainan atau game. Tentu, ada banyak aplikasi game yang bisa dimainkan oleh semua kalangan. Maka, tak heran jika
1659673291798_1659673300

Ekonomi

Industri Tekstil Tumbuh Baik, Siapkan SDM Vokasi Berkualitas

SIAPBELAJAR.COM - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tumbuh signifikan pada 2021. Angkanya mencapai 12,45 persen. Kinerja ekspornya pun mengalami peningkatan. Untuk itu diperlukan upaya seriu
1659413815740_1659413831

Saintek

Perkuat Pendidikan Vokasi, Songsong Indonesia Emas 2045

SIAPBELAJAR.COM – Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, termasuk pendidikan vokasi. Beragam ikhtiar ditempuh, salah satunya melakukan perubahan mendasar dan meny
1658281575183_1658281964

Trending

Pemerintah Dorong Akselerasi Pendidikan Vokasi

SIAPBELAJAR.COM - Psikiater Austria, Victor E Frankl (1905-1997) pernah menyatakan bahwa setiap orang memiliki vokasi atau tugas khusus dalam hidupnya, setiap orang harus menjalankan penugasan nyata y