Mosi untuk Menentang Kebijakan Covid-19 di Western University

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1662287564738_1662287576

Western University, Kanada

SIAPBELAJAR.COM - Dalam beberapa hari terakhir, salah satu universitas intensif penelitian terbesar di Kanada, Western University telah memperbarui kebijakan Covid-19.

Pihaknya mengumumkan bahwa mereka akan mewajibkan mahasiswa, pengajar, staf dan beberapa pengunjungnya untuk menerima tiga dosis vaksin Covid-19 dan menggunakan masker di dalam ruangan.

Universitas telah mewajibkan masker di dalam ruangan sejak 1 September, sementara mulai 1 Oktober 2022 semua anggota Western University akan diminta untuk menunjukkan bukti vaksinasi, termasuk booster.

Langkah-langkah tersebut telah menyebabkan diskusi mengenai apakah Dewan Mahasiswa Universitas Western atau Western University Student Council  (USC) harus menentang kebijakan masker dan vaksin sekolah.

Selama pertemuan dewan, Peter Kermack selaku seorang anggota dewan Ilmu Sosial mengusulkan mosi bahwa dewan harus secara resmi menentang mandat sebagai reaksi dari mahasiswa.

Mosi untuk Menentang Persyaratan Masker di Ruang Kelas

Surat kabar resmi mahasiswa di Western Universitythe Gazette melaporkan bahwa mosi itu kemudian diubah untuk menentang persyaratan masker di ruang kelas.

“Jika mosi ini gagal, USC akan menunjukkan bahwa kami tidak berkomitmen untuk kepentingan konstituen kami, hal tersebut memungkinkan administrasi Western untuk terus mengembangkan kebijakan yang dianggap berbahaya oleh mahasiswa tanpa perlawanan,” kata Kermack kepada the Gazette.

Namun, Dewan Mahasiswa menolak seruan untuk menentang mandat masker dan booster. Lebih dari separuh anggota dewan, atau sebanyak 53% memberikan suara menentang mosi tersebut, sebanyak 36% mendukung, dan 5% lainnya tidak memberikan suara.

Berbeda dengan itu, gerakan yang mendesak universitas untuk lebih transparan dan komunikatif tentang kebijakannya diadopsi secara aklamasi.

Meskipun memberikan suara menentang, Presiden USC, Ethan Gardner mengatakan bahwa dewan tidak yakin dengan sikapnya apakah harus netral atau mendukung keputusan universitas untuk menerapkan mandat.

“Sangat sulit untuk memiliki satu pendirian yang sangat kuat yang akan mendukung semua badan mahasiswa. Kami tidak menentang mandat, tetapi karena sekali lagi, tidak ada satu sikap yang akan mewakili semua orang kecuali seorang anggota dewan pada bulan depan mengajukan lagi mosi baru” kata Gardner kepada surat kabar mahasiswa.

Protes yang Diselenggarakan oleh Enough is Enough Western

Keputusan tersebut juga memicu protes besar-besaran yang diselenggarakan oleh Enough is Enough Western, sebuah kelompok yang dipimpin oleh mahasiswa. Hampir 400 orang bergabung dalam protes untuk menentang persyaratan vaksin dan masker universitas.

Penyelenggara protes, Kendra Hancock mengatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk mengembalikan pilihan. Ia pun menambahkan bahwa protes itu merupakan salah satu dari beberapa kali ketika badan mahasiswa bersatu, yang menurut dia hal tersebut adalah sesuatu yang harus diperhatikan oleh universitas.

Chris Mohan, seorang anggota dewan Ivey Business School yang memperkenalkan mosi tersebut mengungkapkan bahwa lebih dari 500 orang berpartisipasi dalam survei. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 55% responden menentang mandat booster.

Pada tahun lalu, Western University merupakan salah satu universitas pertama yang mewajibkan penggunaan masker, menyusul penilaian bahwa masker adalah cara yang efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta
1680235162091_1680235182

Trending

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Hindari Bukber

SIAPBELAJAR.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat dapat menghindari buka puasa bersama demi cegah kenaikan kasus Covid-19. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kenaikan
1674815420550_1674815350

Saintek

Laporan Kesehatan Mental yang Buruk dari Mahasiswa Perguruan Tinggi

SIAPBELAJAR.COM - Menurut survei yang melibatkan 18.169 mahasiswa yang saat ini terdaftar di Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh Koalisi Advokasi Kesehatan Mental Mahasiswa dan Ipsos, pemimpin glo
1673443513781_1673443527

Saintek

Kebijakan Terbaru Vaksinasi Covid-19 di University of Illinois

SIAPBELAJAR.COM - University of Illinois System telah mengumumkan bahwa pihak universitas tidak akan lagi mewajibkan mahasiswa dan karyawannya untuk melakukan vaksinasi Covid-19.Dalam pesan baru-bar