Cara KBST Lestarikan Sastra Lisan Tambi

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Seniraga
1659499420960_1659499427

Pemkab Busel terus berupaya melestarikan kearifan lokal, termasuk tradisi tambi

SIAPBELAJAR.COM – Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) punya beragam cara dalam melestarikan Sastra Lisan Tambi di Desa Lipu, Kadatua, Buton Selatan. Salah satunya melalui Pentas Revitalisasi Sastra Lisan Tambi yang diselenggarakan pekan lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buton Selatan, La Ode Haerudin, menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan mewujudkan kegiatan tersebut. “Semoga dengan langkah ini pula kita dapat menghadirkan generasi baru dari penutur bahasa dan sastra daerah di Buton Selatan,” ucap La Ode.

Ia menegaskan, Pemkab Busel terus berupaya melestarikan kearifan lokal, termasuk tradisi tambi, agar lantunan tambi tidak hilang atau punah. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong kegiatan-kegiatan yang berfokus pada pengembangan dan pembinaan budaya, mulai dari tingkat lurah atau desa sampai ke tingkat nasional.

“Selain itu, saya berharap agar Badan Bahasa melakukan kajian bahasa dan sastra yang ada di Buton Selatan sehingga dapat diketahui arti dan pesan-pesan yang disampaikan oleh para leluhur dan pendahulu,” lanjutnya.

Kepala KBST, Uniawati, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Buton Selatan, khususnya masyarakat penutur sastra lisan tambi. Ia menyampaikan harapan agar pementasan ini bukanlah akhir, melainkan sebagai awal pelestarian budaya di wilayan Buton Selatan, khususnya di Kadatua.

“Kegiatan ini dapat dijadikan percontohan sebagai salah satu bentuk pelestarian bahasa dan sastra daerah di Kadatua bagi sekolah maupun komunitas,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemetaan bahasa ditemukan fakta bahwa ada 718 bahasa daerah di seluruh Indonesia, namun tidak semua kondisinya aman. Dari hasil kajian vitalitas, ada kondisinya yang mengalami kemunduran, mengalami kepunahan, kritis, dan hampir punah. Bahkan sudah ada 11 bahasa yang punah. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1673736447117_1673736329

Saintek

Antisipasi Kepunahan Bahasa Lokal Mendikbudristek Luncurkan Merdeka Belajar Episode 17

SIAPBELAJAR.COM - Bahasa daerah terancam punah karena tidak lagi digunakan oleh para penuturnya serta tidak lagi diwariskan kepada generasi berikutnya (Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa,
1659499420960_1659499427

Seniraga

Cara KBST Lestarikan Sastra Lisan Tambi

SIAPBELAJAR.COM – Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) punya beragam cara dalam melestarikan Sastra Lisan Tambi di Desa Lipu, Kadatua, Buton Selatan. Salah satunya melalui Pen
1659187866789_1659188184

Trending

Komodo Hewan Asli Indonesia yang Terancam Punah

SIAPBELAJAR.COM - Komodo atau lengkapnya biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies biawak besar yang terdapat di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Provinsi Nusa Te
1658844907140_1658844880

Saintek

ChineseRd Gelar International Summer Camp Guna Tingkatkan Minat Belajar Bahasa Mandarin

SIAPBELAJAR.COM - ChineseRd, lembaga pelatihan Bahasa Mandarin yang berbasis di Shenzhen, menggelar International Summer Camp pada 18 hingga 22 Juli 2022. Kegiatan yang diselenggarakan secara darin
1657687994676_1657688018

Trending

Bahasa Daerah Terancam Punah, Apa yang Dikerjakan Pemerintah?

SIAPBELAJAR.COM - Dalam 30 tahun terakhir, ada 200 bahasa daerah di dunia yang sudah punah. Pada 21 Februari 2009 UNESCO merilis data, sekitar 2.500 bahasa di dunia, termasuk lebih dari 100 bahasa d