Hari Pertama Masuk Sekolah Pascabanjir Garut

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1658115516430_1658115534

Foto Ilustrasi. Kegembiraan masuk sekolah di hari pertama setelah libur panjang dirasakan siswa terdampak banjir Garut

SIAPBELAJAR.COM - Masuk sekolah sudah tiba, para siswa di seluruh pelosok Indonesia menyambutnya dengan suka cita karena hari ini mereka akan merasakan kembali atmosfer keseruan belajar di sekolahnya masing-masing

Kegembiraan masuk sekolah di hari pertama setelah libur panjang akhir tahun pendidikan juga dirasakan oleh warga Kampung Pananggungan, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, puluhan siswa dan orangtua dari daerah ini bersyukur bisa berangkat ke sekolah, Senin (18/7). Awalnya mereka sempat berpikir untuk tidak sekolah karena jembatan menuju sekolah mereka hancur diterjang banjir, Jumat (15/7).

Disampaikan Odas (38), salah satu orangtua siswa, ia sempat berpikir anaknya untuk tidak sekolah di hari pertamanya hingga berencana untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain.

"Soalnya bingung jembatannya hanyut, kalau nyari jalan lain bisa lama banget untuk bisa sampai ke sekolah," ujarnya.

Akhirnya ia mendapat informasi bahwa TNI, Polri, BPBD, dan FAJI menyiapkan perahu karet untuk menyeberangkan siswa dan orang tua agar bisa sekolah di hari pertama. Ia pun bersama sejumlah orangtua dan puluhan siswa bisa datang ke sekolah di hari pertama.

Baca jugaRatusan Siswa Terdampak Banjir Garut Membutuhkan Perlengkapan Belajar

Odas merasa bersyukur terkait bantuan fasilitas dari instasi terkait pemerintah tersebut yang akhirnya anak kesayangannya itu bisa tetap sekolah

Salah seorang siswa, Leudira (8) mengaku senang bisa tetap sekolah di hari pertamanya setelah awalnya sempat bingung karena jembatannya putus.

"Terus kemarin kata mamah katanya masih bisa tetap sekolah karena mau diantar jemput menggunakan perahu karet saat menyeberangi sungai," katanya.

Kesigapan Aparat

Sementara itu, Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan bahwa pihaknya bersama TNI memang menyiapkan sejumlah perahu karet untuk membantu menyeberangkan para siswa dan orangtua yang mengantarkan.

Langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi terputusnya jembatan penghubung antara Kecamatan Karangpawitan dan Banyuresmi.

"Kami dari Polri menyiapkan perahu karet dari Satpolair, ada juga dari BPBD dan FAJI karena banyak anak dari Karangpawitan yang sekolah di Banyuresmi. Tujuan kita sederhana, bagaimana caranya agar para siswa tetap sekolah di hari pertama mereka," kata Wirdhanto.

Dari data yang diterimanya, diungkapkan Wirdhanto, jumlah siswa yang terhambat sekolah karena jembatan putus mencapai 70 orang.

"Dengan melihat kondisi ini, Pak Dandim Garut akan menyiapkan jembatan bailey, koordinasi dengan Zipur," ungkapnya.

Wirdhanto juga menyebut bahwa selain menyeberangkan siswa menggunakan perahu karet, pihaknya juga melakukan antar jemput sejumlah siswa menggunakan kendaraan dinas Polisi di wilayah Kecamatan Garut Kota. Hal itu juga terjadi karena putusnya jembatan yang menghubungkan dari Muara Sanding menuju Dayeuh Handap.

"Di kawasan perkotaan, memang ada dua jembatan yang putus, yaitu di Banyuresmi dan Garut Kota. Tapi kami juga menyiagakan di beberapa tempat lainnya untuk kendaraan dinas agar bisa mengantar jemput siswa ke sekolah bila memang dibutuhkan," ucapnya.

Kapolsek Banyuresmi, Kompol Supian BJ menjelaskan bahwa jembatan yang putus memang menghubungkan antara Desa Lengkong Jaya, Karangpawitan dengan Sukasenang, Banyuremi.

"Memang banyak siswa yang sekolah di Sukasenang karena memang jaraknya lebih dekat," jelasnya.

Supian mengatakan bahwa tidak hanya untuk siswa dan orang tuanya saja, selama kegiatan itu juga tim mengangkut warga yang hendak menyeberang untuk beberapa kepentingan lainnya, seperti belanja dan berobat. Selama kegiatan penyeberangan, dipastikan semuanya dilakukan dengan cara yang aman.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1658023063328_1658023261

Trending

Dampak Banjir Garut, Sejumlah Fasilitas Sekolah Rusak

SIAPBELAJAR.COM - Banjir bandang yang merendam sejumlah wilayah Kabupaten Garut pada malam Jumat kemarin  (15/7), kini tinggal menyisahkan duka dan kerugianPuluhan rumah dan lahan pertanian ser
1658115516430_1658115534

Trending

Hari Pertama Masuk Sekolah Pascabanjir Garut

SIAPBELAJAR.COM - Masuk sekolah sudah tiba, para siswa di seluruh pelosok Indonesia menyambutnya dengan suka cita karena hari ini mereka akan merasakan kembali atmosfer keseruan belajar di sekolahn
1658112690056_1658113078

Trending

Ratusan Siswa Terdampak Banjir Garut Membutuhkan Perlengkapan Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Banjir yang menerjang Kabupaten Garut pada malam jumat 15/7 kemarin berdampak pada ratusan siswa. Para siswa yang wilayahnya diterjang banjir tel
1658067334672_1658067375

Trending

Uu Ruzhanul Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Garut

SIAPBELAJAR.COM - Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memberikan bantuan langsung kepada korban banjir, di Kampung Dayeuhandap Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu
1658030820406_1658030918

Trending

Rudy Tetapkan Status Garut Jawa Barat Darurat Bencana Banjir

SIAPBELAJAR.COM - Bupati Garut Jawa Barat, Rudy Gunawan menetapkan status darurat bencana banjir yang terjadi pada Jumat malam, 15 Juli 2022 setelah sejumlah kecamatan terendam banjir dan ratusan warg